Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.

Hal Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Berinvestasi

Hal Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Berinvestasi – Investasi menjadi topik yang hangat dibicarakan beberapa tahun kebelakang baik dari kalangan tua tidak terkecuali dengan kalangan muda. PT Kustodian Sentral Efek Indonesia mencatat jumlah investor saham di pasar modal Indonesia tembuh 4 juta. Berdasarkan data KSEI pada akhir semester 1 tahun 2022. Jumlah Single Investor Identification telah mencapai 4.002.289 dengan 99,79%. Merupakan investor individu lokal. Pada akhir semester yang sama investor saham didominasi oleh investor yang sama. Investor saham didominasi oleh investor berusia dibawah 40 tahun, yaitu gen z dan milenial. Dengan nilai aset mencapai triliunan hal ini juga didukung dengan pertumbuhan sektor syariah dipasar modal dengan semakin bertambahnya emiten yang masuk dalam daftar Efek Syariah (DES).

1. Miliki Mindset yang Tepat

Ada yang hanya ikut hype saja bahkan tidak sedikit yang berpikir bahwa investasi adalah cara instan menjadi kaya. Padahal setiap kegiatan investasi pasti memiliki risiko. Terdapat sebuah teori dalam investasi yaitu High Risk, High Return. Atau dalam Islam terdapat kaidah al-Ghurmu bi al-Ghunmi yang maknanya profit muncul bersama risiko atau risiko itu menyertai manfaat. Semakin tinggi keuntungan yang berpotensi akan diperoleh begitupun sebaliknya. Maka jangan sepenuhnya mengandalkan investasi namun menjadi investasi sebagai passive income dan tetap mendapatkan active income dari bisnis.

2. Tentukan Tujuan Investasi

Banyak orang yang tidak mengetahui tujuan mereka melakukan investasi. Padahal menentukan tujuan investasi akan membantu dan mempermudah dalam memilih instrumen tersebut. Serta menjadikannya lebih efektif dan efisien. Tentukan tujuan dengan mengklasifikasikannya agar diketahui apakah masuk ke dalam tujuan jangka pendek, menengah atau jangka panjang.

3. Pilih Instrumen Investasi Sesuai Profil Risiko

Profil risiko adalah indikator toleransi sesorang terhadap risiko investasi. Setidaknya secra aumum terdapat tiga tipe investor berdasarkan profil risikonya yaitu konsevatif, modera dan agresif. Jika menginginkan investasi yang cenderung aman dan stabil, maka ini termasuk tipe konservatif. Jika memiliki tujuan investasi jangka menengah dan siap dengan return yang tingkat fluktuasinya tidak signifikan namun tidak terlalu berani mengambil risiko, maka termasuk tipe moderat. Dan terakhir tipe agresif, investor yang sangat siap jika pokok investasinya berkurang atau bahkan hilang demi return yang sepadan dengan tingginya risiko investasi tersebut.

Baca Juga : Nilai dan Realisasi Investasi Usaha Mikro-Kecil Indonesia

4. Diversifikasi Investasi

Diversifikasi Investasi adalah pengalokasian dana atau modal pada beberapa instrumen investasi yang berbeda. Dari segi karakterostiknya risiko return dan likuiditasnya sederhana. Seperti beberapa buah apel yang akan disimpan pada beberapa keranjang yang berbeda. Tujuannya agar jika kamu ada sebuah apel yang rusak tidak menyebabkan kerusakan pada buah apel lainnya sehingga tidak menyebabkan kerugian. Jadi dengan dilakukannya diversifikasi kamu setidaknyta dapat memperkecil kerugian akibat risiko investasi yang mungkin terjadi.

5. Platform yang Handal dan Komitmen Prinsip Syariah

Sebagai calon investor, first impression saat mulai berinvestasi adalah hal yang penting. Alhamdullilah Urun-RI hadir sebagai platform investasi Securities Srowdfunding Syariah berizin serta diawasi OJK dan DSN-MUI yang menawarkan produk berupa saham syariah dan Sukuk Urun-RI juga berorientasi pada kenyamanan pengguna dengan menghadirkan platform investasi yang handal didukung oleh sistem teknologi informasi yang tersertifikasi ISO 27001.

6. Buka Rekening Efek atau Rekening Dana

Untuk berinvestasi di pasar modal. Kamu perlu membuka rekening efek. Sedangkan untuk investasi dalam reksa dana kamu akan membuka rekening dana melalui perusahaan manajer investasi. Proses ini memungkinkan kamu melakukan transaksi investasi dengan mudah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *