Komponen Motor yang Wajib Dicek untuk Servis Motor Berkala – Sebagai pemiliki motor baru kamu harus mengenai perawatan. Hal ini wajib diketahui dan hal yang sangat wajar namun ini adalah kesalahan yang sering dilakukan pemula. Sekalipun kamu tidak memahami tentang servis rutin motor yang bertujuan menjaga performa motor. Hal ini menjaga mesin motor tetap baik dan aman saat dikendarai di jalan raya dengan mengetahui segala hal terkait servis rutin motor dan meningkatkan kepercayaan dirimu sebagai pengendara baru.
Sebelum mengetahui komponen pentingnya perlu diketahui untuk merawat motor secara berkala agar kinerjanya tetap optimal. Keselamatan pengendara dan orang lain harus selalu menjadi prioritas utama. Servis ini bermanfaat untuk mengetahui potensi masalah sebelum terjadi bahaya yang mengancam keselamatan di jalan seperti rem yang rusak atau kondisi ban yang aus atau bisa juga dengan kompenen lainnya meningkatkan pengalaman berkendara yang mulus dan menyenangkan.
1. Periksa Kondisi Busi
Busi merupakan salah satu bagian penting pada sepeda motor yang membantu proses pembakaran mesin berjalan dengan baik. Kondisi busi yang sehat tentunya akan berpengaruh terhadap nyalanya mesin motor. Jika kondisi busi kotor, berkerak atau rusak bisa dipastikan motor akan sulit dihidupkan. Ada dua tanda yang menandakan busi motormu tidak sehat. Yaitu warnanya memutih atau menghitam. Busi yang berubah warna jadi putih pucat disebabkan oleh banyaknya udara dibanding bensin motor. Sedangkan busi yang menghitam menandakan ada banyak kotoran atau kerak yang masuk dan menempel ke ruang bakar, kondisi busi seperti ini harus segera diganti. Kamu wajib memeriksa kondisi kesehatan busi motor dan segera ganti jika kondisinya sudah rusak agar sepeda motor bisa menyala dengan aman dan terkendali.
2. Cek dan Ganti Oli Motor
Ada banyak manfaat oli mesin bagi performa sebuah motor. Selain menjadi pelumas komponen mesin, oli juga bermanfaat untuk menurunkan risiko kebocoran gas yang terjadi di ruang bakar bisa mendinginkan mesin dan juga mencegah karat. Tanda-tanda kamu jarang atau terlembat ganti oli mesin diantaranya seperti akan overheat, pemakaian bensi yang boros hingga parahnya mesin motor akan lebih mudah rusak. Kamu perlu memeriksa dab mengganti oli mesin setiap kali servis motor. Umumnya oli mesin perlu diganti setelah mencapai jarak 2.500-3.000 km. Jika belum mencapai jarak tersebut oli mesin wajib diganti setiap 6 bulan sekali.
Baca Juga : Cara Mudah Menghilangkan Baret Pada Motor Yang Ampuh
3. Cek Kondisi Kampas Rem
Komponen penting berikutnya yang perlu kamu cek kondisinya saat ini adalah service kampas rem. Rem memiliki p0eran vital untuk mengendalikan, memperlambat dan melajukan putaran roda. Seperti yang banyak kita tahu ada banyak kasus kecelakaan di jalan akibat rem blong dan tidak berfungsi dengan baik karena kampas remnya sudah menipis. Maka lebih baik kamu cek kondidi rem depan atau belakang motor. Apakah masih berfungsi dengan baik atau tidak jika sekiranya sudah tidak optimal untuk pengereman. Maka sebaiknya kamu menganti kampas rem depan cakram dan kampas rem belakang tromol dengan biaya yang ramah.
4. Filter Motor
Penyebab mengapa motor kerap mogok bisa menjadi komponen filter yang sudah koto. Filter atau penyaring udara dari paparan debu dan kotoran ke mesin motot ini wajib kamu cek saat servis rutin. Selain bisa membuat motor tidak bertenaga dan bensinnya boros. Sebagai panduannya motor bebek 150 cc disarankan mengganti filter udara per 10.000 km. Sedangkan untuk pengguna motor matic 150 cc dan 250 cc sangat dianjurkan untuk mengganti filter setiap 12.00 km atau 12 bulan sekali.
