Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.

Contoh Artificial Intelligence dalam Dunia Bisnis 

Contoh Artificial Intelligence dalam Dunia Bisnis  – AI yang dikenal sebagai kecerdasan buatan, adalah teknologi yang memiliki kemampuan pemecahan masalah layaknya manusia. Dalam praktiknya, AI akan menyimulasikan kecerdasan manusia, teknologi ini dapat mengenali gambar, menulis puisi dan membuat prediksi berbasis data. Organisasi moden mengumpulkan data dalam jumlah besar dari beragam sumber, seperti sensor pintar, konten buatan manusia, alat pemantauan dan log sistem. Teknologi kecerdasan buatan menganalisisi data dan menggunakan untuk membantu operasi bisnis secara efektif.

1. Contoh Kecerdasan Buatan untuk Bisnis

Kecerdasan buatan memiliki berbagai aplikasi. Chatbot dan asisten cerdas yang didukung AI terlibat dalam percakapan yang lebih canggih dan mirip manusia. Keduanya dapat memahami konteks dan menghasilkan respons yang koheren untuk bahasa alami yang kompleks dan pertanyaan pelanggan. Keudanya unggul dalam dukungan pelanggan, bantuan virtual dan oembuatan konten untuk menyediakan interaksi yang dipersonalisasi.

Kemampuan pembelajaran berkelanjutan model ini memungkinkan keduanya beradaptasi dan meningkatkan performa seiring waktu sehingga meningkatkan pengalaman dan efisiensi pengguna. Contohnya, Deriv, salah satu broker online terbesar didunia, menghadapi tantangan dalam mengakses sejumlah besar data yang terdistribusi di berbagai platform. Broker ini mengimplementasikan asisten yang didukung AI untuk mengambil dan memproses data dari berbagai sumber diseluruh dukungan pelanggan, pemasaran dan perekrutan.

2. Pemrosesan Dokumen Cerdas

Pemrosesan dokumen cerdas menerjemahkan format dokumen yang tidak terstruktur menjadi data yang dapat digunakan. Misalnya mengubah dokumen bisnis, seperti email, gambar dan PDF menjadi informasi terstruktur. IDP menggunakan teknologi AI, seperti pemrosesan bahasa alami, deep learning dan penglihatan komputer untuk mengekstraksi, mengklasifikasikan dan memvalidasi data.

Misalnya, HM Land Registry menangani sertifikat properti untuk lebih dari 87 persen wilayah Inggris dan Wales. Para pekerja kasus HMLB membandingkan dan meninjau dokumen-dokumen hukum yang kompleks yang terkait dengan transaksi properti. Organisasi ini melakukan deployment aplikasi AI yang mengotomatiskan perbandingan dokumen, yang memangkas waktu peningjauan hingga 50 persen dan mempercepat proses persetujuan transfer properti.

Baca Juga : Perkembangan Teknologi, Informasi dan Komunikasi Terkini

3. Pemantauan Performa Aplikasi

Pemantauan performa aplikasi adalah proses penggunaan alat perangkat lunak dan data telemetri untuk memantau performa aplikasi yang penting bagi bisnis. Alat APM berbasis AI menggunakan data historis untuk memprediksi masalah sebelum terjadi. Alat-alat tersebut juga dapat menyelesaikan masalah dalam waktu nyata dengan menyarankan solusi praktis untuk developer kamu. Strategi ini membuat aplikasi berjalan secara efektif dan mengatasi kemacetan.

Misalnya, Atlassian membuat produk untuk menyederhanakan kerja tim dan organisasi. Atlassian menggunakan produk untuk menyederhanakan kerja tim dan organisasi. Atlassian menggunakan alat AI APM untuk terus memantau aplikasi, mendeteksi potensi masalah dan mempriositaskan tingkat keparahan. Dengan fungsi ini, tim dapat dengan cepat merespons rekomendasi yang ditenagai ML dan mengatasi penurunan performa.

4. Pemeliharaan Prediktif

Pemeliharan prediktif yang ditingkatkan AI menggunakan volume data yang besar untuk mengidentifikasi masalah yang dapat menyebabkan wakt henti dalam operasi, sistem atau layanan. Pemeliharaan prediktif memungkinkan bisnis mengatasi potensi masalah sebelum terjadi, sehingga mengurangi waktu henti dan mencegah gangguan.

Misalnya, Baxter menggunakan 70 lokasi manufaktur di seluruh dunia dan beroperasi 24/7 untuk menghadirkan teknologi medis. Baxter menggunakan pemeliharaan prediftif untuk mendeteksi kondisi abnormal pada peralatan industri secara otomatis. Pengguna dapat menerapkan solusi efektid sebelumnya untuk mengurangi waktu henti dan meningkatkan sistem efisiensi operasional.

5. Penelitian Medis

Penelitian medis menggunakan AI untuk menyederhanakan proses, mengotomatiskan tugas repetitif dan memproses data dalam jumlah besar. Kamu bisa menggunakan teknologi AI dalam penelitian medis untuk memfasilitasi penemuan dan pengembangan farmasi menyeluruh, menyalin catatan medis dan meningkatkan waktu ke padar untuk produk baru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *