Perkembangan Masa Depan Mobil Terbang dan Keuntungannya – Teknologi mobil terbang menggunakan fitur teknologi seperti penggunaan rotor, propulsion dan bahan bakar untuk menggerakkan mobil terbang. Rotor adalah bagian dari pesawat terbang yang berfungsi untuk menghasilkan gaya angkat yang memungkinan mobil terbang melayang di udara. Propulsion adalah sistem yang menghasilkan gaya dorong untuk membantu pesawat terbang bergerak maju.
Bahan bakar yang digunakan untuk memacu mobil terbang biasanya adalah bensin, solar atau udara tekan. Alat navigasi dan komunikasi juga dibutuhkan untuk memastikan mobil terbang dapat bergerak dengan aman. Perkembangan teknologi pada abad ke-21 ini menghasilkan sebuah teknologi yang lebih canggih. Yaitu pembuatan robot, mobil listrik, jetpack, motor listrik dan lain-lainnya.
Mobil terbang dapat melayang hingga ketinggian beberapa ribu meter diatas permukaan tanah tetapi lebih rendah dibanding pesawat komerial pada umumnya. Sejumlah perusahaan mengembangkan mobil terbang dengan konsep yang mirip seperti pesawat mini. Ini berarti diperlukan landasan pacu dan sedangkan konsep lainnya mengembangkan konsep mirip seperti drone yang memngkinkan untuk lepas landas dan mendarat secara vertikal.
Teknologi ini juga akan membantu untuk meningkatkan keamanan mobil terbang. Pemerintah, perusahaan dan organisasi swasta telah berinvestasi dalam berbagai macam teknologi untuk meningkatkan keamanan mobil terbang. Beberapa teknologi ini termasuk sistem pengendalian suhu, sistem navigasi dan teknologi pembangkit listrik.
Beberapa perusahaan telah mengembangkan teknologi untuk membuat mobil terbang yang aman dan efisien. Teknologi yang dipakai untuk menciptakan mobil terbang termasuk sistem navigasi, sistem pengendalian suhu dan teknologi pembangkit listrik.
Keuntungan dan Kerugian dari Mobil Terbang
Baca Juga : Contoh Aplikasi Teknologi AI yang Sering Digunakan
1. Jangkauan Lebih Luas
Mobil terbang dapat menjangkau area yang lebih luas. Daerah-daerah terpencil yang tidak memiliki infrastruktur jalan maupun transportasi umum menjadi lebih mudah untuk dijangkau.
2. Polusi Suara
Mobil terbang diketahui menghasilkan suara bising yang lebih tinggi dibandingkan kendraan darat komersial. Jika kita bandingkan, suara yang dihasilkan setara dengan sebuah helikopter ketika mengudara kurang lebih sebesar 100db. Maka bayangkan jika terdapat ratusan mobil terbang yang berlalu lalang
3. Harga yang Mahal
Modal transportasi ini tentu tidak murah, bahkan diprediksi menjadi kendaraan super mewah.
Para Peneliti yang Pernah Mencoba Ciptakan Mobil Terbang
- Paul Moller telah menghabiskan 40 tahun dan jutaan dolar mengembangkan Skycar nya. Dia kini sangat dekat untuk mengembangkan massal pertama kendaraan jenis ini. Pada tahun 1965, ia menunjukkan usaha pertamanya, XM-2, yang melayang dari tanah, tapi tidak pergi ke mana pun. Pada tahun 1989, Moller meluncurkan M200X, yang kini telah terbang ke 200 penerbangan dan dapat terbang setinggi 50 kaki (15,24 meter)
- Makro Industries di Huntsville sedang mengembangkan teknologi ini yang dipanggil X2R SkyRider. Mobil aero akan dapat lepas alandas dan mendarat secara vertikal. Dikeranakan SkyRider menggabungkan desain interior mobil sport kursi dengan mobilitas helikopter atau pesawat. Perusahaan ini mengatakan juga mengembangkan 5 dan model 7 kursi SkyRider. Dan itu harus sesuai dalam kebanyakan garasi dua mobil
- Pada tahun 1990, Kenneth Wernicke membentuk sky technologies untuk mengembangkan mobil kecil bersayap. Aircarnya telah diterbangkan dengan kecepatan 200 hingga 400 mph (322-644 kph) dan didorong 65 mph (105 kph). Ini juga cukup kecil untuk masuk ke dalam ruang parkir rata-rata.
- Baru-baru ini Branko Sarh, seorang insinyur senior di Mc Donnell Douglas Aerospace telah berusaha untuk mengembangkan mobil melayang dengan sebutan Sokol A400 atau Advanced Terbang Automobile.
